Home - Hipnoterapi - Peranan Klinik Hipnoterapi

Peranan Klinik Hipnoterapi

Posted on August 21, 2018 in Hipnoterapi

Hipnoterapi merupakan sebuah tipe terapi yang menggunakan hipnosis, yaitu di mana kesadaran seseorang akan berubah. Kemudian, hipnosis ialah rangsangan pada alam bawah ketika seseorang menjadi lebih mudah diarahkan, serta kehilangan kekuatan untuk bereaksi serta menggunakan tubuhnya. Dengan hipnosis ini, kita akan mampu untuk mengubah kebiasaan seseorang dalam jangka panjang. Meskipun beberapa ilmuwan ada yang tak setuju terhadap cara bekerja proses hipnosis, faktanya ialah ada banyak hipnosis yang berhasil dilakukan. Agar sebuah hipnoterapi dapat berjalan maksimal, maka harus memperhatikan beberapa faktor, yang pertama yaitu Faktor endogen, merupakan faktor yang berasal dari dalam diri seseorang, contohnya seperti sifat-sifat yang dimiliki.

klinik hipnoterapi

Saat akan melakukan proses hipnoterapi, pastikanlah memiliki sebuah alasan yang cukup kuat untuk dapat berubah. Contohnya seperti, seseorang yang memiliki sifat pemalu, sehingga tidak dapat berbicara di depan umum. Kemudian yang kedua ialah Faktor eksogen merupakan faktor yang berasal dari luar lingkungan sekitar. Hipnoterapi juga bisa berhasil dikarenakan faktor dari lingkungan. Jika seorang pemalu, memiliki pekerjaan yang mengharuskannya untuk berinteraksi dengan orang banyak , maka kemungkinan besar perubahan itu akan cepat terjadi. Dan, faktor hipnoterapis yang dijalankan di klinik hipnoterapi sangat berpengaruh. Semakin tinggi jam terbang terapis, maka akan semakin efektif.

Semua hipnosis merupakan self-hypnosis. Adalah hal yang salah jika client berpikir jika ia akan dihipnosis oleh sang terapis. Yang benar ialah hipnosis merupakan sesuatu yang dilakukan oleh client itu sendiri pada dirinya dengan cara mengikuti anjuran, saran, sugesti, serta bimbingan dari terapis. Selain itu, hipnoterapis juga hanyalah sebagai navigator dan client sendiri pengemudinya. Ketika melakukan terapi peran dari hipnoterapis hanyalah sebagai navigator yang mengarahkan serta membimbing pikiran bawah sadar untuk dapat melakukan hal tertentu.

Jika client tidak bersedia untuk melakukan sesuatu yang disarankan maka hipnoterapis tidak akan bisa berjalan dengan baik. Karena itu dibutuhkan kerjasama yang baik di antara hipnoterapis dan juga clientnya. Dalam proses hipnoterapi juga, klien akan tetap sadar meskipun ia telah memasuki kondisi trance yang dalam. Meskipun banyak orang yang berpikir jika seseorang telah masuk dalam kondisi hipnosis maka iapun akan lupa ingatan dan atau menjadi tidak sadar, dan tak tahu apa yang sedang terjadi di sekitarnya padahal faktanya client akan tetap sadar serta dapat memegang kendali penuh atas pikirannya sendiri.

Kesembuhan pada diri klien sepenuhnya merupakan tanggung jawab dari klien tersebut, dan bukanlah tanggung jawab dariterapis. Klien sendiri harus menyadari jika tanggung jawab atas kesembuhan dirinya ada pada dirinya sendiri, dan bukan pada si terapis. Terapis sendiri hanyalah sebagai pembantu klien untuk mengobati dirinya, jika ia benar-benar ingin berubah, maka proses hipnoterapispun akan semakin mudah.